Pidato Kunci Menag di Kemah Pemuda: Radikalisme-Moderasi Beragama

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 19:04 WIB
Menag Buka Kemah Pemuda (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan fenomena radikalisme berbasis agama menjadi masalah penting yang perlu diperhatikan secara khusus, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Menurutnya, radikalisme yang berbasis agama berdampak langsung pada kerukunan antar-umat beragama.

"Tentu saja, pemaknaan terhadap radikalisme ini perlu didefinisikan secara tegas dan jelas. Jangan sampai terjadi penanganan yang keliru terhadap radikalisme karena kekeliruan dalam mendefinisikan radikalisme itu akan bisa berdampak tidak baik," kata Fachrul, Selasa (6/11/2019).

Fachrul menyampaikan hal itu dalam sambutannya di Hotel Aryaduta Lippo Village Boulevard, Jalan Boulevard Jend. Sudirman, Bencongan, Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (6/11/2019). Fachrul menjadi keynote speech dalam peresmian 'Kemah Pemuda Lintas Keagamaan Islam'.



Selain itu, Fachrul bicara soal moderasi beragama yang menurutnya jadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan Indonesia. Dia mengatakan penguatan moderasi beragama tak boleh dipahami sebagai upaya memudahkan ajaran agama atau mengecilkan peran agama dalam kehidupan.

"Justru karenanya moderasi beragama ini harus dimaknai sebagai upaya kita bersama untuk memiliki sikap keberagamaan yang memiliki sikap hormat terhadap paham yang tidak sama, menebarkan kedamaian dan kasih sayang. Menjauhkan sikap keberagamaan dari paham anarkis yang memang sejatinya tidak berhubungan dengan agama," kata Fachrul.



Berikut ini sambutan lengkap Menag Fachrul:

Pertama kali marilah kita memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya, hari ini kita dapat menghadiri Kegiatan Kemah Pemuda Lintas Paham Keagamaan Islam di Provinsi Banten.

Saya dengan semangat datang meskipun sedang padat besok ada acara rapat kerja dengan DPR, saya belum baca juga naskahnya tapi memang karena ini saya lihat luar biasa pentingnya.

Tentu saja, harapan kita semua kiranya kegiatan ini membawa manfaat yang besar dalam mengokohkan Moderasi Beragama, sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Bangsa Indonesia yang tidak hanya bertumpu pada kemajuan teknologi, infrastruktur, dan sebagainya, tetapi juga dalam bidang keagamaan.



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4