Dipolisikan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ajak Korban ke Jalur Kekeluargaan

Dipolisikan, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ajak Korban ke Jalur Kekeluargaan

Sachril Agustin B - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 19:28 WIB
Yudi Abadi melaporkan anggota DPRD Kabupaten Bogor Adi Suwardi ke Polres Bogor terkait dugaan penganiayaan (Sachril/detikcom)
Yudi Abadi melaporkan anggota DPRD Kabupaten Bogor Adi Suwardi ke Polres Bogor terkait dugaan penganiayaan (Sachril/detikcom)
Bogor - Anggota DPRD Kabupaten Bogor bernama Adi Suwardi dilaporkan seorang warga bernama Yudi Abadi ke polisi terkait kasus penamparan. Adi menyebut Yudi berlebihan.

"Betul, betul. Tamparan itu tamparan gregetan, gimana sih. Tapi kalau versi Yudi kalau itu bagian daripada tamparan, segala macam, waduh, itu terlalu berlebih-lebihan," kata Adi ketika dikonfirmasi, Selasa (5/11/2019).

Dia mengatakan masih punya hubungan keluarga dengan korban. Selain itu, Adi menyebut Yudi juga tim suksesnya.

"Kalau saya tampar benar-benar, gila apa sama saudara. Apalagi dia keponakan saya, tim sukses saya, masa iya sih saya lakukan itu," lanjut Adi.


Namun, Adi tidak menjelaskan arti dari tamparan 'gregetan' itu. Menurutnya keluarga korban salah mengartikan tindakannya.

"Gimana sih greget sama saudara, gimana sih? Kalau greget, gitu. Jadi enggak ada namanya penganiayaan, enggak ada. Hanya dia (korban), saya enggak tahu, dia ngomong sama Pak Haji Maman (keluarga korban) katanya. Mungkin Pak Maman menanggapi dianiaya sama saya," jelasnya.

Anggota dewan ini pun mengungkapkan, ia akan menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Dia tidak ingin masalah ini membuat gaduh masyarakat.

"Karena ini lebih kepada keluarga, saya akan coba selesaikan dengan cara kekeluargaan walaupun dia sudah lapor ke Polres Bogor," tutur AS.


Seperti yang diketahui, Yudi melapor ke polisi karena telah dianiaya anggota DPRD Kabupaten Bogor, Adi Suwardi. Yudi mengatakan, dia ditampar karena menerima amplop dari calon kepala desa (kades) lain saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), pada 3 November 2019 lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Yudi sendiri mengaku dirinya adalah Koordinator RT (Korde) calon kades 02 Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yakni Yusuf Aditya. Yusuf, kata Yudi, adalah anak Adi.

"Saya ditampar. Ada sekitar 4 kali (ditampar), di sekitar pipi," kata korban, Yudi, usai membuat laporan, di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (5/11).
Halaman

(jbr/jbr)