Menag Akui Sengaja Lempar Isu Cadar-Celana Cingkrang, Ini Alasannya

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 19:00 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi (Agung Pambudhy/detikcom)
Menteri Agama Fachrul Razi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta maaf bila beberapa pernyataan yang terlontar darinya menjadi polemik. Dia mengatakan mengeluarkan pernyataan tersebut agar menjadi gaung sebelum peraturan dikeluarkan ataupun agar masyarakat ingat peraturan-peraturan yang ada.

Dia memberi contoh soal larangan menggunakan cadar di lingkungan instansi pemerintahan. Demikian juga sorotan dia tentang celana cingkrang atau celana gantung. Wacana tersebut dilontarkan karena PNS memang memiliki aturan berpakaian.

"Semua PNS kembali kepada aturan menggunakan sesuai dengan aturan PNS misalnya. Teman-teman langsung bisa membaca, oh gaungnya sebelumnya sudah digaungkan. Mungkin juga berkaitan dengan celana gantung atau kaitan dengan nikab apa cadar dan sebagainya sehingga gaungnya sudah duluan kita buat sehingga pada saat muncul aturan mudah-mudahan orang tak berkejut lagi," kata Fachrul di The Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).


Fachrul mengatakan masalah cadar tidak berkaitan langsung dengan ketakwaan seseorang. Dia memberi ilustrasi soal aturan membuka helm di suatu kawasan terkait keamanan.

"Jadi dengan demikian jangan dilihat orang yang pakai cadar kemudian takwanya sudah baik banget. Kemudian kalau ada larangan untuk masuk ke tempat-tempat tertentu untuk harus membuka helm dan menampakkan muka supaya bisa dilihat siapa yang masuk, bisa dilihat CCTV, orang nggak terkejut lagi," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2