Sidang Praperadilan, Pengacara Minta KPK SP3 Kasus Imam Nahrawi Pakai UU Baru

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 18:39 WIB
Sidang praperadilan Imam Nahrawi. (Yulida/detikcom)
Sidang praperadilan Imam Nahrawi. (Yulida/detikcom)
Jakarta - Pengacara Imam Nahrawi, Saleh, meminta KPK menghentikan penyidikan (SP3) perkara kliennya menggunakan UU 19/2019 tentang KPK. Saleh menyebut KPK sudah memiliki kewenangan untuk menghentikan penyidikan dalam UU KPK baru.

"Yang Mulia, termohon ini tidak update sepertinya... UU Nomor 19/2019 sudah berlaku tentang KPK yang termohon ini sudah berwenang mengeluarkan SP3 pasal 40, nanti silakan dibaca," kata Saleh menanggapi jawaban KPK secara lisan, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).


"Termohon sama sekali tidak menyinggung adanya UU baru yang berlaku pada tanggal 17 Oktober 2019. Pasal 70 C pasal bahwa proses penyidikan yang berlangsung harus menggunakan UU 19/2019," imbuhnya.

Selain itu, Saleh menyanggah pernyataan KPK bahwa permohonannya sudah masuk pokok perkara. Saleh menegaskan permohonannya tidak menyinggung pokok perkara karena terkait penetapan tersangka, penyidikan dan penahanan.

Selanjutnya
Halaman
1 2