NasDem dan PKS Bertemu, Persiapan Pilpres 2024?

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 05:41 WIB
Ketum Partai NasDem Surya Paloh berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman telah bertemu di markas PKS. Keduanya membantah pertemuan itu membahas Pilpres 2024. Meski tidak membahas Pilpres 2024 secara eksplisit, namun silaturahmi politik ini dinilai sebagai persiapan awal menuju kontestasi lima tahun lagi. Apa penilaian itu benar?

"NasDem mulai mendekati kekuatan politik penting dalam rangka mempersiapkan kepemimpinan politik di 2024," kata Peneliti departemen politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).



Arya berpandangan, NasDem sadar tak bisa mencalonkan Pilpres bila tak ada teman koalisi yang memadai. PKS juga punya pangsa pasar politik yang jelas, terlebih lagi PKS hingga saat ini menjadi satu-satunya partai yang tegas sebagai oposisi.

"NasDem juga sadar dengan perlunya membangun psikologi pemilih muslim, pemilih yang dekat dengan PKS. Market politik yang besar ini ada di PKS. Apalagi disampaikan kelompok Islam dan nasionalis secara bergantian," kata Arya.



Soal istilah 'nasionalis dan kelompok Islam' seperti yang disebut Arya, itu disebut dalam salah satu poin kesepahaman antara NasDem dan PKS lewat pertemuan kemarin. Kedua partai bakal saling kompak dan menghormati. Mereka menyadari bangsa Indonesia adalah warisan kerja sama antara kelompok nasionalis yang memuliakan nilai agama dan kelompok Islam yang memegang teguh nilai kebangsaan.