Hal itu disampaikan Wakil Koordinator Nasional Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), Zulkaranain. Ia mengapresiasi langkah awal dr Terawan yang memberikan gajinya kepada BPJS Kesehatan. Apa yang dilakukan Menkes tersebut menurut Amin merupakan contoh kepedulian pejabat negara terhadap situasi yang terjadi hari ini.
"Walaupun itu tidak akan menyelesaikan masalah defisit BPJS kesehatan, tapi itu adalah sebuah kepedulian dari pejabat negara, empati dan contoh itulah yang diperlukan dari seorang pejabat negara," ujar Zulkarnain kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/10/2019).
Zulkarnain yakin, sebagai seorang dokter yang dikenal memiliki terobosan-terobosan baru dalam hal kesehatan. dr Terawan mampu melakukan percepatan reformasi kebijakan BPJS Kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dr Terawan mengaku akan melakukan koordinasi dengan para perhimpunan dokter. Pasalnya, salah satu pembiyaan terbesar BPJS Kesehatan yaitu pada penyakit jantung.
"Kalau sekarang masalah jantung tadi profesi, tadi saya lihat yang tagihannya sampai 10 triliun, ya saya sampai dalam waktu dekat selaku Menkes beserta ketua BPJS akan memanggil dengan penuh kesadaran kepada ketua perhimpunan yang menyangkut masalah jantung, untuk duduk bersama kita," kata dokter kelahiran Yogyakarta ini. (asp/rvk)











































