Round-Up

Tuntutan soal Perppu KPK Kembali Hantui Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 21:34 WIB
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Periode kedua seorang Jokowi menjadi Presiden baru seumur jagung. Namun masa depan pemberantasan korupsi masih diselimuti mendung.

Nasib KPK menjadi salah satu sorotan terhadap Jokowi ketika revisi undang-undangnya dinilai berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi. Jokowi kembali didorong untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk menihilkan pasal-pasal kontroversial dalam UU KPK baru itu.


Mahasiswa dari berbagai universitas kembali memilih cara turun ke jalan demi hal itu. Tak hanya di Jakarta, para mahasiswa itu bergerak di berbagai kota besar di Indonesia, seperti di Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Makassar.

Di Ibu Kota, massa mahasiswa menggaungkan gerakan #IndonesiaMemanggil. Setidaknya ada 7 tuntutan yang disampaikan termasuk Perppu KPK.

Ikut dalam aksi itu, Ketua BEM UI (Universitas Indonesia) Manik Marganamahendra menyebut gerakan hari ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya. Manik menegaskan komitmennya melawan perlakuan rezim yang tidak baik.


"Aksi ini menunjukkan pemuda, petani, buruh, dan lainnya, bisa berkumpul bersatu. Kenapa? Karena kita ingin melawan rezim. Kami ingin menunjukkan kalau tuntutannya sama seperti sebelumnya," kata Manik.

"Kami yakin itu adalah hak kami untuk mengapresiasikan untuk turun ke jalan adalah hak konstitusional kami yang dijamin negara," sambung dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3