Perbedaan Penunjukan Menteri Jokowi Saat 2014 Vs 2019

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Okt 2019 17:03 WIB
Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)


Jokowi melihat tak ada masalah menteri yang menjabat pengurus partai menjalankan tugas. Untuk itu, ia membolehkan menteri merangkap jabatan sebagai pengurus partai.

"Ternyata tidak ada masalah, maka kita putuskan, baik ketua partai maupun yang di struktur partai, bisa ikut," jelas Jokowi, setelah melantik Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).



Jumlah Wakil Menteri Lebih Banyak

Jumlah wakil menteri Jokowi periode kedua lebih banyak dibanding periode pertama. Dulu, wakil menteri hanya ada di tiga pos kementerian.

Mereka adalah Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Mohammad Fachir, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar.

Pada periode kedua, Jokowi menambah jumlah wakil menteri menjadi 12 orang. Pos kementerian yang diisi wakil menteri antara lain Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Kementerian LHK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa PDTT, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian BUMN, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.



Selain itu, jumlah menteri perempuan berkurang di Kabinet Jokowi Jilid II. Sementara di tahun pertamanya Jokowi menunjuk 9 menteri perempuan, kini hanya ada 7 perempuan di Kabinet Indonesia Maju. Enam di antaranya menjabat menteri dan 1 wakil menteri.
(idn/jat)