detikNews
2019/10/26 13:12:11 WIB

Orientasi Hasil, Jokowi Diprediksi Reshuffle Kabinet Usai Setahun Kerja

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 1
Orientasi Hasil, Jokowi Diprediksi Reshuffle Kabinet Usai Setahun Kerja Jokowi saat memimpin rapat kabinet perdana. (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut bakal melakukan perombakan kabinet (reshuffle) pada Kabinet Indonesia Maju dalam waktu setahun ke depan. Jokowi juga sudah meminta para menteri bekerja keras saat ini.

"Jokowi dalam sambutannya (mengatakan) 'kalau tidak maksimal, kalau tidak kerja, siap-siap diganti'. Kalau lihat postur kabinet sekarang, saya menduga setahun mungkin akan terjadi reshuffle," kata pengamat politik Adi Prayitno saat diskusi Polemik bertema 'Kabinet Bikin Kaget' di d'Consulate, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).


Adi mengatakan Jokowi akan me-reshuffle menteri dan wakil menteri dengan alasan pencapaian kerja. Jika menteri dan wamen tidak punya prestasi, mereka diyakini bakal di-reshuffle oleh Jokowi.

"Tiga bulan, empat bulan, dan enam bulan harus ada capaian kerja yang didapat. Pak Jokowi bilang menteri dan wamen bukan orientasi proses, tapi hasil, enam bulan ke depan sudah kelihatan apa capaiannya. Kalau masih jalan di tempat, saya rasa layak di-reshuffle," ucap dia.


Dalam penyusunan kabinet, Adi mengaku kaget terhadap menteri dan wamen yang dipilih oleh Jokowi, misalnya Prabowo Subianto, yang menjadi Menteri Pertahanan. Padahal Gerindra, yang dipimpin Prabowo, merupakan simbol oposisi pemerintah.

"Pertama, karena simbol oposisi Gerindra dapat jatah menteri, dua bahkan, melebihi partai pengusung Jokowi. Yang nggak lolos ke Senayan pendukung Jokowi nggak dapat apa-apa, seperti Hanura seterusnya," jelas dia.


Selain itu, ia mengatakan kabinet yang dibentuk Jokowi adalah rekonsiliasi semu. Jika pemerintah takut oposisi melayangkan protes keras, seharusnya tidak hanya Gerindra yang masuk kabinet pemerintah.

"Kalau takut oposisi ini ngebelot, protes nggak karu-karuaan, kenapa hanya Gerindra yang diajak. Seakan yang tukang protes itu cuma Gerindra, yang tukang protes itu PKS, PAN, Demokrat apalagi. Kenapa nggak diajak sekalian rekonsiliasi itu selesai. Kalaupun kabinet ini rekonsiliasi, ini rekonsiliasi setengah hati untuk Prabowo, Gerindra, tapi nggak untuk ketiga partai lainnya," tutur dia.




Tonton video Kursi-kursi Wakil Menteri untuk Para Pendukung Jokowi:

[Gambas:Video 20detik]




(fai/jbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com