Round-Up

Ceramah Kebencian Jadi Perhatian Menko Mahfud

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 20:12 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Antara)
Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Antara)
Jakarta - Mahfud Md paham betul bila masjid menjadi salah satu sarana penyiaran ceramah berbau permusuhan dalam kontestasi pemilihan umum yang lalu. Kini setelah mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud mengeluarkan titah agar fungsi masjid dikembalikan pada khitahnya.

"Masjid-masjid dikelola dengan baik untuk tidak menimbulkan bibit-bibit permusuhan hanya karena perbedaan pandangan, perbedaan paham dalam kehidupan beragama," kata Mahfud di kantornya pada Jumat, 25 Oktober 2019.

Pesan Mahfud itu terutama ditujukan pada masjid-masjid di seluruh kantor pemerintahan. Dia ingin agar masjid menyebarkan pesan kedamaian.



"Masjid-masjid pemerintah itu dikelola secara baik sebagai pembawa pesan agama. Apa pesan agama paling pokok?" kata Mahfud.

"Membangun kedamaian di hati, membangun persaudaraan sesama umat manusia," imbuh Mahfud.

Mahfud ingin agar bangunan masjid di pemerintahan benar-benar bermanfaat. Sebab pada tahun 1980-an, menurut Mahfud, orang-orang menganggap bangunan masjid di kantor pemerintah sebagai hal yang tak biasa. Kenapa?

Selanjutnya
Halaman
1 2