Tembakkan Pistol Usai Pesta Arak di Bali, Fardiansyah Terancam 20 Tahun Bui

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 18:14 WIB
Fardiansyah (Aditya Mardyastuti/detikcom)
Fardiansyah (Aditya Mardyastuti/detikcom)
Bali - Fardiansyah (26) menjalani sidang terkait kepemilikan senjata api di Pengadilan Denpasar, Bali. Pria asal Talabiu, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu terancam hukuman 20 tahun penjara.

"Bahwa terdakwa Fardiansyah pada Minggu (28/7) sekira pukul 01.00 Wita bertempat di Jl Bhineka Jati Jaya XI Gang Turi, Kuta, Badung, telah melakukan tanpa hak memasukkan ke Indonesia membuat, menerima, mencoba, memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan, atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak," kata jaksa penuntut umum I Nyoman Triarta Kurniawan saat membacakan dakwaan di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (23/10/2019).



Kasus itu bermula saat rekan-rekan Fardiansyah minum-minum di sekitaran patung kuda di Tuban pada Minggu (28/7) sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu, ada dua orang datang yang memarkirkan kendaraannya dan menyeletuk, 'Ah orang minumnya udah dari tadi' dan memicu cekcok.

"Saksi Marianus Jamput alias Rian sempat ribut mulut dengan orang tersebut. Lalu datang terdakwa yang mengendarai sepeda motor pertama dan merangkul saksi Marianus dan menjelaskan bahwa hanya salah paham saja dan saksi juga menjelaskan bahwa saksi tidak ada niat memukul dia ataupun melakukan kekerasan terhadap dia. Saksi hanya mau menanyakan atas dasar apa dia menanyakan seperti itu," terang Triarta.

Selanjutnya
Halaman
1 2