detikNews
2019/10/21 18:56:45 WIB

Polisi Beberkan Peran 6 Tersangka Perencana Gagalkan Pelantikan Presiden

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polisi Beberkan Peran 6 Tersangka Perencana Gagalkan Pelantikan Presiden Para tersangka perencana penggagalan pelantikan presiden dirilis polisi. (Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap 6 orang yang diduga merencanakan upaya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden yang telah lalu. Keenam tersangka memiliki peran masing-masing.

Keenam tersangka itu adalah Samsul Huda (SH), Edawati (E), Firdaus Ahmad Bawazier (F), Riski Hardiansyah (RH), Hilda Rachman Salamah (HRS), dan Pepep Suswan Mulyana (P). Keenam tersangka ini terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan kasus ini bermula dari adanya sebuah grup WhatsApp 'Fisabilillah' yang beranggotakan 123 orang dan 5 orang admin. Grup ini diinisiasi oleh tersangka SH.

"Yang punya ide, yang punya grup WA ini adalah tersangka SH, dia membuat grup WA dan memasukkan beberapa member yang tujuannya untuk gagalkan itu (pelantikan presiden, red)," jelas Kombes Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/10/2019).

SH ditangkap di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Saat ditangkap, SH sedang merakit peluru katapel di rumah tersangka E di Jatinegara.

"Saat kita tangkap, dia sedang rakit peluru katapel dan tersangka E dan tersangka FAB, yang dapat meledak di teras rumah," jelas Argo.

Selain itu, Samsul berperan sebagai pencari dana. Dia pulalah yang membeli perlengkapan untuk membuat peluru ketapel berikut katapelnya.

"Peran SH buat grup dan cari dana untuk beli perlengkapan ketapel dan peluru katapel, kemudian membeli dan menyediakan katapel kayu dan katapel besi," jelasnya.

Tersangka Edawati, yang merupakan ibu rumah tangga, berperan sebagai pendana. Edawati ditangkap di rumahnya bersama Samsul dan Hilda saat membuat peluru katapel.

"Dia bergabung di grup inisial 'F' dan biayai pembelian katapel dan alat lainnya. Kemudian dia sediakan tempat untuk buat katapel dan bantu sediakan peluru katapel," tuturnya.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com