detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 11:26 WIB

Andi Ina Jadi Ketua DPRD, Gubernur Sulsel: Tak Ada Dendam di Antara Kita

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Andi Ina Jadi Ketua DPRD, Gubernur Sulsel: Tak Ada Dendam di Antara Kita Foto: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (Noval-detikcom)
Makassar - Politisi Golkar Andi Ina Kartika resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel). Gubernur Sulsel menyebut Andi Ina bukan saingan di Pilgub dan tidak ada dendam dengannya.

Nurdin menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya di Sidang Paripurna DPRD Sulsel untuk pelantikan dan pengambilan sumpah pimpinan DPRD, di Ruang Paripurna DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (21/10/2019). Nurdin awalnya menyanjung sosok ketua DPRD dari perempuan.



Diungkapkan Nurdin, duduk di lembaga legislatif kali ini merupakan kali kesekian dirinya berdampingan dengan ketua DPRD perempuan. Saat menjadi Bupati Bantaeng, dia juga berdampingan dengan ketua DPRD dari perempuan.

"Saya meyakini pengalaman saya 10 tahun di Bantaeng memang Ketua DPRD-nya perempuan, dan saya merasakan betul betapa ketua kita ibu-ibu itu rasa keibuannya yang tinggi. Rasa kasih sayangnya terhadap bupatinya, gubernurnya sehingga komunikasi akan terbangun," ungkapnya.



Terlebih, ketua DPRD perempuan saat dirinya duduk di Bantaeng merupakan lawannya saat maju ke pemilihan bupati bantaeng. Namun saat pilbub Bantaeng usai dan lawannya itu menjadi Ketua DPRD, mereka duduk bersama menyusun APBD Bantaeng.

"Apalagi Ibu Andi Ina Kartika ini bukanlah saingan di Pilgub, sehingga saya yakin dan percaya Insyaallah beliau tidak ada dendam di antara kita," kata Nurdin.

Nurdin pun mengajak seluruh anggota DPRD Sulsel untuk duduk bersama sesuai fungsi yang dimiliki, yakni legislasi, pengawasan, dan penganggaran.



"Dengan bangga hati menitipkan ini kepada DPRD Sulawesi Selatan demi kepentingan rakyat, mari kita duduk bebersama apa yang menjadi arahan Ibu Ketua (Andi Ina), sebagai pemerintahan, apalagi sebagai anggota DPRD yang punya 3 kunci utama, legislasi, pengawasan, dan budgeting," paparnya.
(nvl/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com