detikNews
Kamis 17 Oktober 2019, 15:30 WIB

Banyak Pejabat Takut Ambil Keputusan, JK Singgung soal OTT

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Banyak Pejabat Takut Ambil Keputusan, JK Singgung soal OTT Foto: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)- (Fida-detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan birokrasi di Indonesia masih berbelit-belit. Dia menilai hal itu mengakibatkan pejabat negara takut mengambil keputusan.

"Indonesia ini punya banyak aturan. Semua pada takut ambil keputusan, jadinya terlalu hati-hati, cenderung penakut," kata JK dalam dialog 100 Ekonom di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

JK meminta pejabat negara tidak takut dalam mengambil keputusan asal menggunakan pertimbangan matang. JK menyinggung operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

"Sebenarnya nggak usah takut, harusnya pakai perhitungan dulu yang pas. Apalagi di daerah, kita apresiasi KPK hari ini, nangkep wali kota Medan. Itu perlu, tapi, ada efeknya ketakutan dan sistem kita nginynya proper. Ada baiknya tapi kehati-hatianya keterlaluan," jelasnya.



JK sendiri mempunyai pengalaman saat kunjungan ke Batam melihat pelabuhan kapal. Dia mengaku heran untuk mengadakan crane harus menunggu Keppres.

"Bulan lalu saya ke Batam, pelabuhan Batam masih seperti Singapur 50-an. Crane masih satu persatu, ongkos Batam-Singapur lebig mahal Jakarta-Singapur. Tapi minta Keppres membeli crane, beli crane saja ketakutan, itu yang terjadi," ucapnya.

JK mengatakan hal itu akan menjadi evaluasi. Dia menyebut banyak Keppres yang diterbitkan oleh pejabat daerah tahun ini.

"Keppres itu terlalu banyak pada tahun ini. Strategi kedepan, ini perlu jadi evaluasi," sebutnya.




Tonton video Lepas Jabatan Wapres, JK Fokus Kejar Akhirat:

[Gambas:Video 20detik]




(fdu/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com