detikNews
2019/10/17 09:19:29 WIB

Panglima TNI: Marwah NKRI Dipertaruhkan di Hari Pelantikan Presiden!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Halaman 1 dari 2
Panglima TNI: Marwah NKRI Dipertaruhkan di Hari Pelantikan Presiden! Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin apel gabungan pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Dalam amanatnya kepada personel TNI-Polri, Hadi menekankan marwah dan nama baik NKRI dipertaruhkan dalam pelantikan presiden dan wakil presiden.

"Kita bersyukur pula bahwa atas perlindungan Allah SWT, bangsa Indonesia telah berhasil melaksanakan satu agenda politik nasional yang sangat besar, yaitu tahapan Pemilu Legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dalam keadaan tertib dan aman. Puncak dari semua agenda tersebut adalah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang tinggal beberapa hari lagi," kata Hadi mengawali amanatnya di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).


Hadi mengatakan personel TNI-Polri yang mengamankan Pemilu 2019 mengedepankan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Dia mengapresiasi tugas yang sudah diemban oleh seluruh personel.

"Semua itu tentu tidak lepas dari jerih payah seluruh prajurit TNI dan anggota Polri di manapun berada dan bertugas. Saya sangat bangga dan saya sampaikan terima kasih yang tulus atas pelaksanaan tugas tersebut, yang tentu juga disertai pengorbanan dan doa dari keluarga di rumah. Kalian telah menunjukkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sekaligus menunjukkan bahwa TNI dan Polri akan selalu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa," ucap Hadi.

Untuk apel gelar pasukan pada pagi ini, Hadi memeriksa kesiapan para personel. Dia meminta setiap komandan satuan untuk memastikan anggotanya memahami situasi di lapangan.

"Apel gelar pasukan hari ini dilakukan untuk memeriksa kesiapan akhir seluruh satuan, personel, alat perlengkapan, dan alutsista yang akan digunakan. Saya yakin kalian telah mendapatkan perintah terkait tugas dan tanggung jawab perorangan dan satuan. Pahami dan kuasai rincian tugas tersebut serta aturan pelibatan dalam menghadapi setiap perkembangan situasi. Seluruh komandan satuan harus senantiasa memastikan anggotanya memahami siapa berbuat apa, agar tidak terjadi gangguan dalam pelaksanaan tugas," sebut Hadi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com