Penjelasan 'Habib' Irshad Ahmad soal Kapak-Ambulans di Penganiayaan Ninoy

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Okt 2019 10:47 WIB
Foto: Tersangka penganiaya Ninoy Karundeng Irshad Ahmad/detikcom



Irshad mengklaim dirinya bersama orang-orang di dalam Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, saat itu justru menyelamatkan Ninoy. Ninoy saat itu diamuk oleh massa karena dituduh sebagai penyusup.

"Karena kan kita menyelamatkan dia juga, karena 'kan dia punya anak ya 'kan. Kalau kita mau, kita keluarin aja dia. Kalau mau eksekusi dia, kenapa nggak kita serahkan keluar (ke massa) aja kalau mau ya," jelas Irshad.

Namun, menurutnya pernyataannya soal kapak dan ambulans itu disebutnya bukan sebuah upaya merancang pembunuhan terhadap Ninoy. "Oh saya bantah banget itu, saya bilang itu fitnah," kata Irshad," kata Irshad.

Akui Memukul

"Saya mukul kena kupingnya, bukan mukul sih ya nggak sadar lah gitu. Iya, tadi saya bilang refleks," kata Irshad dalam wawancara eksklusif dengan detikcom di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/10/2019).

Irshad mengaku hanya sekali memukul Ninoy.

"Seingat saya sekali, kata Ninoy 2 kali. Seingat saya sekali, karena refleks lah," tuturnya.
Halaman

(fjp/fjp)