detikNews
2019/10/16 09:01:30 WIB

PSI Nilai KUA PPAS DKI Tak Transparan, Gerindra: Maklum, Cari Sensasi

Dwi Andayani - detikNews
Halaman 1 dari 2
PSI Nilai KUA PPAS DKI Tak Transparan, Gerindra: Maklum, Cari Sensasi Foto: Dwi Andayani/detikcom
Jakarta - PSI DKI Jakarta menyayangkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut isu transparansi anggaran DKI sebagai penggiringan opini dan menanyakan dokumen rencana Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 yang belum diunggah. DPRD DKI F-Gerindra menyebut pembahasan KUA PPAS telah dilakukan secara transparan.

"Ya nggak sependapat, yang dibilang transparansi diminta transparan tuh apanya, orang pembahasan transparan kok. Pembahasan kan semua wartawan bisa meliput, di mananya tidak transparan," ujar DPRD DKI F-Gerindra Syarif saat dihubungi detikcom, Selasa (15/10/2019).
Syarif menyebut, sebaiknya tidak bersitegang terkait permasalahan pengunggahan KUA-PPAS. Menurutnya, hal ini dapat menggiring opini lain di masyarakat.

"Diunggah maksudnya, di-upload kan gitu. Penting mana diunggah sama dibahas?" kata Syarif.

"Nanti saya khawatir, justru kalau bersitegang pada persoalan begituannya (pengunggahan KUA-PPAS) PSI menggiring opini mencari yang lain bukan soal KUA-PPAS nya," sambungnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com