detikNews
2019/10/15 23:20:27 WIB

2 Tahun Anies Pimpin DKI, PSI: Ada Langkah Mundur Transparansi Anggaran

Arief Ikhsanudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
2 Tahun Anies Pimpin DKI, PSI: Ada Langkah Mundur Transparansi Anggaran Idris Ahmad (Rolando/detikcom)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menyebut ada kemunduran di sektor transparansi anggaran di 2 tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan. PSI menyoroti tertutupnya informasi soal rencana anggaran 2020.

"Tapi pada prinsipnya, salah satu yang kami concern kan adalah APBD nih. Ada sebuah langkah mundur menurut kami adalah transparansi anggaran dan perencanaan penganggaran di Pemprov DKI," ucap Ketua Fraksi PSI DKI Jakarta Idris Ahmad kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).



Idris menyoroti rencana Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 yang belum diunggah ke publik. Padahal KUA-PPAS adalah cikal bakal APBD DKI Jakarta 2020.

"Fokus kami melihat salah satu evaluasi dan catatan penting dari 2 tahunnya Pak Anies dan yang kami lihat langkah mundur perencanaan pembangunan," kata Idris.

Tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020 yang sudah diunggah di situs Bappeda DKI Jakarta, PSI menilai itu bukan komitmen transparansi anggaran. PSI menilai penting adanya transparansi sebagai komitmen partisipasi dan pengawasan pembangunan oleh masyarakat.

"Jadi kan komitmennya untuk transparansi dan membangun partisipasi seharusnya bukan dipahami sebagai publikasi dokumen yang sudah disepakati. Tapi sebagai komitmen bagaimana dari awal ketika dokumen itu akan dibahas, dan sudah ada contohnya, di pemerintah sebelumnya, dan itu ada partisipasi dan pengawasan bersama di masyarakat," kata Idris.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com