Demokrat Merasa Punya DNA yang Sama dengan Jokowi

Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 10:32 WIB
Jokowi saat hadir dalam acara Demokrat. (Dok. Kris/Biro Pers Setpres)
Jokowi saat hadir dalam acara Demokrat. (Dok. Kris/Biro Pers Setpres)


Benny menyinggung soal penghidupan kembali demokrasi terpimpin yang berpotensi memusatkan kekuasaan di tangan orang-orang tertentu.

"Jangan sampai kita hidupkan kembali sistem demokrasi terpimpin, guided democracy, yang mengarah pada sentralisme kekuasaan politik di tangan satu orang atau beberapa orang atau kelompok atas nama kebersamaan dan persatuan," kata Benny.

Diketahui, Prabowo telah bertemu dengan Jokowi pada Jumat (10/10). Selanjutnya, pertemuan dengan sejumlah pucuk pimpinan partai KIK berlanjut. Di antaranya Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Sementara itu, Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sudah bertemu dengan Jokowi. Namun gerilya SBY tampak tak segencar Prabowo.


Nasib PD pun dipertanyakan. Sejumlah politisi Demokrat justru bereaksi negatif pada safari politik yang dilancarkan Prabowo.

Ray Rangkuti, pengamat politik dari Lingkar Madani, menyatakan bisa saja serangan itu menunjukkan kekhawatiran dari Demokrat dengan alasan makin tipisnya peluang partai yang didirikan SBY itu untuk diajak dalam kabinet.

"Demokrat bisa tersingkir dalam penyusunan kabinet. Kalau pun dapat bagian ya di luar kabinet," kata Ray.
Halaman

(tsa/elz)