detikNews
2019/10/14 14:05:34 WIB

Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Dinas LH Klaim Kualitas Udara DKI Membaik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Dinas LH Klaim Kualitas Udara DKI Membaik Ilustrasi Ganjil-Genap (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta telah mengevaluasi sebulan pelaksanaan perluasan ganjil-genap. Kualitas udara di Jakarta dinilai membaik dibanding sebelum perluasan ganjil genap (gage) diuji coba.

"Alhamdulillah membaik. Evaluasi kami, pengurangan tingkat kekotoran bisa 20 persen diukur dari pm (partikulat) 2,5 nya," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/9/2019).


Dalam data Dinas LH, terdapat dua stasiun yang memantau kualitas udara, yaitu Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Kelapa Gading. Dua stasiun itu menggunakan hitungan pm 2,5. Makin tinggi nilainya berarti makin buruk kualitas udara Jakarta.

Dinas LH menghitung kualitas udara dari 8 minggu sebelum dan sesudah uji coba ganjil-genap. Uji coba dilakukan pada 12 Agustus 2019, sedangkan pelaksanaan uji coba dilakukan pada 9 September.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com