Terduga Teroris Bali Kos di Denpasar dan Kerja sebagai Tukang Las

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 12 Okt 2019 18:17 WIB
Lokasi kos-kosan terduga teroris yang ditangkap di Bali (Aditya/detikcom)
Lokasi kos-kosan terduga teroris yang ditangkap di Bali (Aditya/detikcom)

Ketut menyebut Taufik memiliki tiga anak, anak tertua perempuan yang sudah menikah, dan dua anak laki-laki. Anak laki-laki yang bungsu diduga masih di bangku SD.

"Kegiatannya kalau pagi, bapaknya ngelas ibunya ngantar anak bungsunya ke sekolah. Anak keduanya cowok nggak sekolah, mungkin usia SMP, kalau tertua perempuan sudah menikah," terangnya.

Ketut menambahkan pihaknya juga sempat melihat ada mobil polisi yang mendatangi kamar kos yang disewa Taufik. Namun dia tidak melihat aktivitas polisi tersebut.

"Kemarin ada polisi bawa mobil, tapi nggak tahu ngapain. Saya ngasuh anak bayi soalnya," terangnya.



Penangkapan terduga teroris bapak-anak, AT dan ZAI, dilakukan di kawasan Jembrana, Kamis (10/10) pukul 02.35 Wita. Kedua terduga teroris bapak-anak ini diduga berbaiat ke pimpinan ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi.

Terduga teroris AT juga diketahui satu grup WhatsApp 'Menanti Al Mahdi' dengan Abu Rara. Keduanya juga sudah menyiapkan panah, airsoft gun, dan sangkur untuk melakukan amaliyah di Pulau Dewata.

"AT dan ZAI kedua terduga teroris ini merupakan bapak dan anak juga sudah merencanakan apabila sewaktu-waktu ditangkap, merencanakan perlawanan dan membuang HP dan laptop ke dalam air. Dari tangan terduga polisi telah mengamankan barang bukti berupa panah, airsoft gun, sangkur, handphone, dan laptop," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja hari ini.
Halaman

(ams/haf)