Bupati Bogor Janji Bersihkan Sungai Cileungsi yang Hitam-Bau karena Limbah

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 08 Okt 2019 15:49 WIB
Sungai Cileungsi yang menghitam dan bau (Foto: Sachril Agustin/detikcom)
Bogor - Sungai Cileungsi di Kabupaten Bogor tercemar hingga membuat ikan-ikan mati. Menurut Bupati Bogor Ade Yasin, sungai tersebut sudah tak bisa lagi menjadi sumber kehidupan.

"Sungai kita sudah hitam. Sudah tidak bisa menjadi sumber kehidupan bagi manusia, hewan, dan ini saya tadi ngobrol, ini tugas berat kita untuk bagaimana mengembalikan sungai ini untuk bisa kembali dinikmati masyarakat. Jadi kita akan melakukan upaya-upaya agar kembali menjadi sungai," kata Ade usai meninjau kondisi Sungai Cileungsi, Selasa (8/10/2019).



Dia mengatakan jika kualitas sungai tersebut tak diperbaiki, bukan hanya hewan yang bisa mati tapi juga manusia. Ade menyebut nantinya lama-lama pencemaran dari sungai itu akan masuk ke aliran darah manusia.

"Jangankan ikan, hewan, manusia aja berendam di situ lama-lama mati. Tapi saya tidak suruh mandi di situ. Tapi pasti, lama-lama masuk situ, lama-lama masuk ke aliran darah, lama-lama mati juga," ucap Ade.

Ade menyebut saat ini Pemkab Bogor terus berupaya menindak pabrik-pabrik yang menyebabkan Sungai Cileungsi tercemar. Menurutnya, ada 54 perusahaan yang sudah ditindak dan 11 di antaranya sudah diproses di pengadilan.

"Ini sudah saya berikan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mencari dan sudah ketemu beberapa perusahaan dan akhirnya sudah diangkat juga dan dilaporkan kepada kepolisian dan sudah diadili di pengadilan dan sudah juga didenda tetapi dendanya belum memuaskan. Hukumnya ringan sehingga saya perlu dukungan dari aktivis," tuturnya.



Dia mengaku pusing saat mencium bau sungai tersebut. Ade mengaku malu dengan masyarakat yang tiap hari menghirup bau sungai tersebut.

"Tadi saya turun langsung ke bawah dan mencium langsung baunya. Kata Pak Kalak, dia pusing cium baunya. Kepalanya saya pusing. Saya bilang saya juga pusing tapi pura-pura saja Pak, saya malu kalo saya bilang pusing. Karena pasti baru segitu saja sudah pusing, bagaimana dengan masyarakat yang ada di sekitar yang tiap hari mencium bau ini," ucap Ade.
Selanjutnya
Halaman
1 2