detikNews
2019/10/07 19:28:53 WIB

Kemendagri Perkirakan Biaya Pilkada 2020 Lebih dari Rp 15 Triliun

Matius Alfons - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kemendagri Perkirakan Biaya Pilkada 2020 Lebih dari Rp 15 Triliun Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin. (Foto: Alfons/detikcom)
Jakarta - Kemendagri memperkirakan anggaran biaya Pilkada 2020 mencapai Rp 15 triliun. Prediksi anggaran itu 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan biaya Pilkada tahun 2015 sebesar Rp 7,56 triliun.

Data soal anggaran ini dipaparkan Kemendagri dalam rapat koordinasi evaluasi pendanaan Pilkada 2020, di Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2019). Dalam presentasi yang dipaparkan, terlihat grafik estimasi biaya Pilkada 2020 di 270 daerah sebesar Rp 15,31 triliun.



Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin menyebut anggaran Rp 15 triliun itu merupakan angka yang terdaftar di Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sejauh ini.

"Ya jadi Rp 15 triliun itu anggaran yang terdaftarkan sampai sejauh ini, jadi kalau saya nggak mau andai-andai ya, tentu kita lihat saja setelah semua NPHD masuk baru bisa ditentukan," kata Syarifuddin kepada wartawan.

Data Kemendagri.Data Kemendagri. (Foto: Alfons/detikcom)


Syarifuddin tidak bisa memastikan perkiraan nominal seluruhnya ketika semua NPHD sudah disepakati. Menurutnya prediksi biaya Pilkada 2020 bisa lebih dari Rp 15 triliun.

"Yang jelas itu lebih tinggi dari itu, yang jelas di atas Rp 15 triliun," ucap Syarifuddin.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com