detikNews
2019/10/05 11:30:58 WIB

Balai Arkeologi soal Harta Karun Sriwijaya Usai Karhutla: Pencarian Sejak 2015

Raja Adil Siregar - detikNews
Halaman 1 dari 2
Balai Arkeologi soal Harta Karun Sriwijaya Usai Karhutla: Pencarian Sejak 2015 Kerajaan Sriwijaya (Foto: dok. Istimewa)
Palembang - Pencarian harta karun sisa dari Kerajaan Sriwijaya masih dilakukan di Cengal, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Badan Arkeologi menyebut hal itu sudah dilakukan sejak 2015 lalu.

"Sebenarnya pencarian itu bukanlah hal baru. Sejak 2015 sudah dilakukan," kata Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Budi Wiyana saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (5/10/2019).



Dikatakan Budi, warga berburu emas dan benda peninggalan sejarah setelah lahan kekeringan dan terbakar. Bahkan emas dan benda-benda bersejarah lain terlihat muncul di permukaan.

"Benar kata Pemkab, kita tidak bisa juga melarang warga. Kami ke sana itu untuk mendata, sudah berapa kali kita lakukan untuk memastikan peninggalan sejarah," kata Budi.

"Kita hanya bersifat penelitian dan sejak awal penggalian kami sudah mendapat informasi. Memang lokasi itu berada di Pesisir Timur yang menjadi jalur utama perekonomian era Sriwijaya dan bahkan sebelum Sriwijaya," katanya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com