"Peringatan dini iklim ekstrem kami buat dengan kriteria, jika daerah tersebut mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari. Kedua, jika kita prediksi dua dasarian ke depan, curah hujannya masih di bawah 20 milimeter," kata Kepala Stasiun Klimatologi, Hartanto saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).
Hartanto menyebutkan, berdasarkan pantauan BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan adalah Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Takalar, dan wilayah Kepulauan Selayar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, wilayah pesisir barat Sulsel sudah tidak diguyur hujan selama 60 hari lebih. Wilayah ini meliputi Kabupaten Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros.
"Di tengah potensi kekeringan, BMKG mengingatkan masyarakat agar bijak penggunaan air bersih. Umumnya saat musim kemarau," sebutnya.
Pihaknya memprediksi musim penghujan untuk wilayah Sulsel akan jatuh pada awal November mendatang. Dia juga mengingatkan pada musim kemarau ini, kelembapan udara juga cenderung rendah.
Baca juga: Duh! 8.173 Ha Sawah di Banten Gagal Panen |
"Catatan kita, seluruh suhu ekstrem itu terjadi di bulan Oktober," ujarnya.
Disebutkannya, suhu tertinggi di Kota Makassar pernah mencapai 38 derajat pada 18 Oktober 2015.
Halaman 2 dari 2











































