detikNews
Rabu 02 Oktober 2019, 20:44 WIB

Singgung Selalu Absen, KPK Masih Pikir-pikir Panggil Mendag di Sidang Bowo

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Singgung Selalu Absen, KPK Masih Pikir-pikir Panggil Mendag di Sidang Bowo Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Terdakwa kasus suap-gratifikasi, Bowo Sidik Pangarso, meminta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dihadirkan dalam sidang. KPK menyatakan akan mempertimbangkan permintaan Bowo.

"Khusus terkait proses persidangan tentu perlu kami pertimbangkan lebih lanjut kebutuhan pembuktian di persidangan, jaksa akan mempertimbangkan kebutuhan pembuktian, apakah seorang saksi perlu dihadirkan atau tidak itu perlu dipertimbangkan lebih lanjut," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2019).



Febri kemudian menyinggung Enggar yang sudah beberapa kali dipanggil sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan tapi tak pernah hadir. KPK menyayangkan sikap Enggar yang selalu absen saat dipanggil untuk pemeriksaan.

"KPK sangat menyayangkan karena kami pandang ketidakhadiran seorang penyelenggara negara, apalagi setingkat menteri, itu bukanlah contoh yang baik," ujarnya.

"Kalau di Kementerian Perdagangan, peristiwa ini bukan hanya terjadi di unsur menteri saja, tetapi beberapa pejabat di Kementerian Perdagangan kami lihat juga tidak cukup koperatif dalam memenuhi panggilan penyidik," imbuhnya.



Sebelumnya, Bowo Sidik meminta jaksa KPK menghadirkan Enggartiasto Lukita dalam persidangan. Alasan Bowo, yang juga mantan anggota DPR, atas permintaannya itu adalah ingin membuktikan keterangannya soal penerimaan uang.

"Jadi ada poin (dalam berita acara pemeriksaan/BAP) di mana saya menyampaikan saya menerima dana dan penyidik minta saya sampaikan di forum sidang ini. Maka saya sampaikan bahwa untuk bisa menghadirkan Saudara Enggar (Enggartiasto Lukita) karena di BAP saya, saya sebutkan Enggar," kata Bowo dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.


Bowo Mau Ubah BAP Terkait Mendag, KPK: Masih Ada Bukti Lain:

[Gambas:Video 20detik]




(abw/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com