detikNews
2019/10/02 17:28:05 WIB

Telusuri Asal, Petugas Ambil Sampel DNA Penyu Korban Kecelakaan di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Telusuri Asal, Petugas Ambil Sampel DNA Penyu Korban Kecelakaan di Bali 18 penyu korban kecelakaan di Legian diambil sampel DNA-nya untuk ditelusuri asalnya (Aditya Mardyastuti/detikcom)
Denpasar - Belasan penyu muatan truk yang kecelakaan di Legian, Kuta, Badung, Bali saat ini diperiksa kesehatan dan diambil sampel DNA-nya. Mayoritas penyu dalam kondisi sehat dan diidentifikasi berjenis penyu hijau.

"Belum kita pantau secara darahnya atau secara parasit dan lain-lain, dilihat kondisinya cukup bagus, bodinya cukup gemuk-gemuk dan ini rata-rata penyu dewasa ukuran produktif. Standar ada teritip (parasit-parasit kecil), tumor tapi itu common (umum) ditemukan di penyu. Jadi memang target pasar yang biasa pelaku mencari yang ini," kata anggota minat profesi Turtle Guard FKH Universitas Udayana, Aidil Calvianto, saat ditemui di Pusat Studi dan Konservasi Penyu, Serangan, Denpasar, Bali, Rabu (2/10/2019).

Sore ini ada sekitar 10 relawan dari Universitas Udayana yang melakukan pengukuran morfometri dan memeriksa berat badan penyu tersebut. Para penyu itu juga diberi tanda (tagging), diambil sampel darah, sampel feses, hingga DNA-nya.


"Saya mengambil DNA perintah dari BPSPL Denpasar selanjutnya kita akan mengecek asal penyunya dari mana. Kita akan bisa menduga tertangkap di sekitar situ, mungkin saja juga bisa nge-track pelakunya," tuturnya.

Dari pengamatannya karapas (cangkang) terbesar berdiameter 109 cm, dan diperkirakan usia penyu tersebut berkisar antara 60-70 tahun. Penyu-penyu itu mulanya ditemukan dalam kondisi sirip terikat benang layangan.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com