Presiden Perdamaian Hadir di Demo, Mahasiswa Hormat dan Cium Tangan

Presiden Perdamaian Hadir di Demo, Mahasiswa Hormat dan Cium Tangan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 01 Okt 2019 17:41 WIB
Presiden Perdamaian Hadir di Demo, Mahasiswa Hormat dan Cium Tangan
Presiden Perdamaian, Herawaty Rinto Paeran, hadir dalam demo mahasiswa di sekitar DPR. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Demonstrasi aliansi mahasiswa hari ini juga dihadiri oleh satu sosok Presiden Perdamaian. Mahasiswa yang berpapasan memberi hormat dan mencium tangan ke perempuan paruh baya tersebut.

Pantauan detikcom, Herawaty Rinto Paeran berdiri di Jalan Gerbang Pemuda, tepatnya di pinggir flyover Ladokgi, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Terlihat Ia berdiri di samping mobil jipnya yang berwarna oranye.


Dari mobil tersebut, terdengar lagu nasional 'Bagimu Negeri'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah mahasiswa cium tangan HerawatySejumlah mahasiswa cium tangan Herawaty. (Matius Alfons/detikcom)

Mahasiswa yang berjalan melintasi Herawaty bersalaman dan mencium tangan. Tak sedikit mahasiswa yang mengajak foto bersama Herawaty.

Presiden Perdamaian ini kerap mengenakan gaun yang pasti menarik perhatian. Dia hampir selalu datang ke aksi demonstrasi yang diikuti banyak massa.


Sementara itu, Herawaty mengungkap aksinya di dekat demo mahasiswa untuk memberi pesan kedamaian untuk negeri. Ia meminta mahasiswa sebagai calon pemimpin tetap melakukan hal-hal untuk kemajuan negeri.

"Mahasiswa kan juga calon pemimpin bangsa tidak boleh terkontaminasi, jangan bisa dibeli ya, gitu jadi jangan untuk takhta dan harta tapi untuk bangsa dan negeri ini," kata Herawaty.

Herawati kerap datang dengan membawa mobil jip berwarna oranye iniHerawati kerap datang dengan membawa mobil jip berwarna oranye ini. (Matius Alfons/detikcom)


Selain itu, Herawaty berpesan agar DPR mendengarkan aspirasi rakyat. Selain itu, menurutnya, DPR juga harus memikirkan rakyat bukan harta dan takhta.

"Iya ini mengingatkan DPR soal bagimu negeri, jadi lagu inilah DPR harus bagimu negeri bukan bagimu harta dan takhta, bukan kepentingan kelompoknya, harus ingat DPR dan seluruh rakyat Indonesia," ungkap Herawaty.




Tonton juga video Polisi Jelaskan Peran Tersangka Rencanakan Demo Rusuh Mujahid 212:

[Gambas:Video 20detik]

Halaman 2 dari 1
(maa/jbr)


Berita Terkait