Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Hotman C Sirait menegaskan kendaraan yang menabrak mahasiswa bernama Dicky Wahyudi itu bukan barracuda. Kendaraan taktis itu adalah Tambora milik Direktorat Sabhara Polda Sulsel.
"Yang terkait tabrakan, dengan rantis Tambora, bukan barracuda, kalau barracuda fatal sekali," kata Hotman saat ditemui wartawan di flyover, Jl Urip Sumoharjo, Selasa (1/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pun sudah kita periksa empat (anggota), driver utamanya, sudah kita amankan di Propam. Nanti kita lihat siapa yang lalai di situ," tegas Hotman.
Dari pemeriksaan sementara, anggota yang berada dalam rantis menyebut ada lemparan bom asap saat demo ricuh yang menyebabkan pandangan terhalang.
"Tiba-tiba ada benturan, ternyata si korban itu, Dicky, dan sempat dia lari," kata dia.
Korban Dicky dirawat di RS Ibnu Sina. Korban dijenguk dan dijadikan anak angkat oleh Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe.
Simak juga video Klarifikasi Kapolda Sulsel soal Mahasiswa Pendemo Tertabrak Barracuda:
(fdn/fdn)











































