Disdik DKI Ancam Setop KJP Pelajar Terlibat Kriminal di Demo Ricuh

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 01 Okt 2019 15:40 WIB
Ilustrasi massa berseragam putih abu-abu di demo DPR. (Rahel/detikcom)
Jakarta - Demonstrasi berujung ricuh terjadi di sekitar gedung DPR. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta mengancam akan menghentikan KJP (Kartu Jakarta Pintar) para pelajar yang terbukti terlibat tindakan kriminal saat demonstrasi berujung ricuh.

"Kalau sifatnya apa nanti, kalau dia kriminal bisa pemberhentian KJP," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Ratiyono di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).


Namun, jika para pelajar itu terbukti hanya ikut-ikutan dan hanya mendapat peringatan dan pembinaan dari pihak kepolisian, KJP-nya tak akan disetop. Menurutnya, para pelajar yang hanya ikut-ikutan itu akan dikumpulkan dan diberi pembinaan.

"Tapi kalau sifatnya ikut-ikutan, kena sanksi dari kepolisian dan mendapat peringatan dan pembinaan pada orang tua. Itu barang kali dikumpulkan jangan diulangi ya, KJP nya tetap jalan," kata Ratiyono.


Ratiyono menyebut pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak Polda. Tujuannya adalah mengetahui data pelajar di DKI yang tercatat ikut dalam demonstrasi berujung ricuh.

"Setelah setiap kejadian ketika ada informasi ada yang di Polda, pasti kami utus pejabat kami yang merapat ke Dirkrimum. Minta data, nanti data itu di-cross check dari SMA atau SMK mana," tuturnya.


Ratusan Pelajar Diamankan Saat Akan Ikut Demo di DPRD Babel:

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/haf)