KPK Sita Dokumen Usai Geledah Perusahaan terkait Kasus Rizal Djalil

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 30 Sep 2019 13:00 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kantor PT Minarta Dutahutama (MD) rupanya sudah digeledah KPK pada akhir pekan lalu. Dari kantor itu, tim KPK menyita dokumen-dokumen proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Dari penggeledahan tersebut, disita sejumlah dokumen proyek SPAM dan barang bukti elektronik," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (30/9/2019).

Proyek SPAM merupakan garapan di Kementerian PUPR yang pengerjaannya turut dibantu sektor swasta, salah satunya PT MD yang kantornya digeledah itu. Perusahaan itu memiliki komisaris bernama Leonardo Jusminarta Prasetyo.




Febri mengatakan kantor PT MD beralamat di Tower Ayodya Jakarta. Sedangkan penggeledahan disebut sudah dilakukan sejak Jumat, 27 September kemarin.

Usut punya usut, KPK menduga PT MD mendapatkan proyek SPAM melalui jalur belakang atas bantuan seorang Anggota BPK bernama Rizal Djalil. Rizal juga diduga KPK menerima suap SGD 100 ribu atas bantuannya itu dari Leonardo. Baik Rizal maupun Leonardo sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Kasus ini bukanlah barang baru di KPK lantaran dikembangkan dari kasus yang sudah ada sebelumnya yang dimulai dari operasi tangkap tangan (OTT). Saat itu KPK menjerat 8 orang sebagai tersangka yang saat ini telah divonis seluruhnya bersalah menerima dan/atau memberikan suap.


Anggota BPK Rizal Djalil jadi Tersangka KPK Terkait Kasus SPAM:

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/dhn)