Mujahid 212 Nyatakan Tak Terkait 6 Perancang Ricuh yang Ditangkap Polisi

Indra Komara - detikNews
Senin, 30 Sep 2019 09:33 WIB
Massa Aksi Mujahid 212 di Patung Kuda. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Enam orang yang ditangkap di Tangerang diduga akan menyusup membuat kerusuhan saat berlangsungnya aksi Mujahid 212 di Jakarta. Ketua Panitia Aksi Mujahid 212 Edy Mulyadi menegaskan, gerakannya di jalan tak terkait dengan dugaan enam orang itu.

"Kita kan nggak pernah ada rencana seperti itu. Kita panitia nggak ada rencana seperti itu, kita tuh yang dimaksud bisa GNPF, PA 212, nggak ada rencana seperti itu, seperti yang kita tahu lah sebetulnya tema kita kemarin kan cuma tolak liberalisme, tolak komunisme, tegakkan kebenaran, itu aja. Kalau kemudian di orasi-orasi berkembang itu kan dinamisnya lapangan aja gitu, tapi tetap tidak ada rencana apalagi sampai kerusuhan lempar bom dan sebagainya, itu nggak ada kaitannya sama sekali dengan kita," jelas Edy, kepada detikcom, Senin (30/9/2019).



Enam orang yang ditangkap pihak kepolisian itu diduga merancang demo ricuh pada Sabtu (28/9) dengan menggunakan bom molotov. Di hari yang sama, aksi Mujahid 212 juga bergerak melakukan aksi mengkritisi kinerja pemerintah menangani karhutla, demo mahasiswa, hingga kerusuhan Papua.

Edy menegaskan lagi, aksi Mujahid 212 tidak terkait dugaan perancang demo ricuh. "Soal bom tadi, yang ditangkap mau ricuh segala macam itu saya tegaskan tidak ada kaitannya dengan kita sama sekali," ujar Edy.



Selanjutnya
Halaman
1 2