Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden, Panglima TNI Ingatkan Soliditas

Apel Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden, Panglima TNI Ingatkan Soliditas

Matius Alfons - detikNews
Senin, 30 Sep 2019 09:28 WIB
Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Matius Alfons/detikcom)
Foto: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Pangilma TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melaksanakan apel kesiapan pasukan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024. Dalam apel ini, Hadi mengingatkan soal soliditas prajurit dalam pengamanan.

Pantauan detikcom upacara apel di Skuadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/9/2019), dipimpin langsung oleh Marsekal Hadi Tjahjanto. Terlihat juga hadir saat upacara apel Kepala Satuan Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Kepala Satuan Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna dan Kepala Satuan Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma Aji.

Apel kesiapan pasukan pengamanan ini diikuti oleh kurang lebih 8 ribu personel dari 3 matra. Apel ini dimaksudkan untuk memberikan arahan saat pengamanan presiden dan wakil presiden pada tanggal 20 Oktober 2019.


"Tugas ke depan kita adalah mengamankan pelantikan anggota DPR, MPR yang akan dilaksanakan 1 Oktober 2019 dan tanggal 20 Oktober 2019 adalah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih," kata Hadi saat memberikan arahan.

Hadi berharap para personel melaksanakan pengaman dengan baik. Sebab, sebutnya tugas pengamanan adalah tugas mulia untuk menjaga stabilitas keamanan.

"Para prajurit sekalian tugas kita adalah tugas yang sangat mulia, tugas untuk menjaga stabilitas keamanan tugas untuk menciptakan rakyat menjadi sejahtera, sejahtera karena aman," sebutnya.


Selain pengamanan presiden, dia menyebut pengamanan pelantikan DPR MPR juga akan menjadi perhatian. Dia berharap para prajurit tetap solid menjaga keamanan pelantikan DPR, MPR, dan Presiden.

"Mari kita semua tetap menjaga soliditas, profesionalisme untuk tugas yang akan datang," imbuhnya.


Panglima: Yang Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden, Berhadapan dengan TNI:

(maa/gbr)