Diprotes Sara Djojo, Zulkifli Hasan Jelaskan Pembacaan Doa di Sidang MPR

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 17:05 WIB
Foto: Zulkifli Hasan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan memberi penjelasan terkait pembacaan doa dalam sidang paripurna akhir masa jabatan MPR 2014-2019. Pembacaan doa ini diprotes Rahayu Saraswati Djojohadikusumo karena menurutnya seharusnya dialah yang melakukannya.

Dalam penjelasannya, Zulkifli membenarkan jika Fraksi Partai Gerindra mengusulkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk membacakan doa dalam sidang paripurna pagi tadi. Namun, menurutnya, rapat pimpinan MPR menyepakati bahwa pembacaan doa ini dilakukan oleh politikus lainnya.

"Fraksi Gerindra memang mengajukan anggota MPR RI Saudari Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai pemandu doa. Rapat Pimpinan MPR tanggal 27 September 2019 membahas hal itu dan kemudian memutuskan bahwa yang akan memimpin doa dalam sidang paripurna adalah Bapak Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR RI," jelas Zul dalam keterangannya, Jumat (27/9/2019).


Menurut Zulkifli, pimpinan MPR Fraksi Gerindra tidak sependapat dengan keputusan itu. Untuk menghindari perdebatan, MPR disebut Zulkifli menyerahkan pembacaan doa kepada dirinya selaku pimpinan rapat.

"Wakil Ketua MPR RI Bapak Ahmad Muzani tidak sependapat dan setelah melalui pembahasan yang melibatkan semua pimpinan MPR, maka pimpinan MPR memutuskan doa langsung dipimpin oleh Ketua MPR selaku pimpinan rapat paripurna," ujar Zulkifli.

Selanjutnya
Halaman
1 2