KPAI: Mahasiswa Calon Guru Berperan Penting Dalam Perlindungan Anak

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 27 Sep 2019 02:57 WIB
Ketua KPAI Susanto (Foto: Dok Istimewa)
Jakarta - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menjadi pembicara pada kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), Padang, Sumatera Barat. Susanto mengatakan, perguruan tinggi dan mahasiswa yang akan menjadi guru memiliki peran penting dalam upaya perlindungan terhadap anak.

"Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam penyelenggaraan perlindungan anak," ujar Susanto dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (27/9/2019).


Salah satu peran perguruan tinggi yaitu melalui riset yang dilakukan mahasiswa tentang perlindungan anak. Selain itu, memasukkan materi perlindungan anak dalam mata kuliah yang relevan.

"Di antaranya melalui riset-riset baru terkait tematik perlindungan anak, integrasi perlindungan anak dalam pengabdian masyarakat serta memasukkan materi perlindungan anak dalam mata kuliah yang relevan," lanjutnya.



Sementara itu, mayoritas jurusan di UNP adalah pendidikan dan keguruan, Susanto menilai sebagai calon guru mahasiswa dituntut semakin akomodatif terhadap perlindungan anak. Susanto menyebut, calon guru adalah fondasi untuk membangun pendidikan ramah anak.

"Agar perspektif mahasiswa calon guru semakin akomodatif terhadap perspektif perlindungan anak. Inilah fondasi perubahan perilaku calon guru ke depan agar semakin ramah anak dalam membangun budaya pembelajaran," imbuh Susanto.

Selain mengisi kuliah umum, juga ada penandatanganan MoU antara KPAI dengan Universitas Negeri Padang tentang komitmen perlindungan terhadap anak di bidangnya masing-masing. Pada kunjungan itu, Susanto mendapatkan gelar tamu kehormatan dari Rektor Universitas Negeri Padang, Profesor Ganefri.



(lir/dkp)