MA Kurangi Vonis Irman Gusman, KPK Ingatkan soal Rasa Keadilan Publik

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 26 Sep 2019 21:57 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan peninjauan kembali (PK) Irman Gusman hingga hukuman mantan Ketua DPD itu dikurangi. KPK menyatakan menghormati keputusan MA tersebut.

"Apapun hasil dari putusan PK tersebut terlepas dari misalnya saat ini kita kecewa atau tidak. Tapi putusan Mahkamah Agung, putusan peradilan itu kan harus dihormati, apalagi KPK adalah institusi penegak hukum," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).



Febri pun menyatakan putusan PK itu memperkuat putusan kalau Irman bersalah dalam kasus suap. Meski ada perubahan pasal dalam putusan PK tersebut, Febri menyebut Irman tetap saja bersalah menerima suap.

"Jadi kalau ada pihak-pihak tertentu yang mengatakan Irman Gusman tidak terbukti melakukan korupsi itu pasti keliru. Karena meskipun pasalnya berubah misalnya dari Pasal 12 a atau Pasal 12 b menjadi Pasal 11. Pasal 11 itu tetap adalah bagian dari tindak pidana korupsi di Undang-undang nomor 31 tahun 1999. Itu salah satu bentuk dari suap sebenarnya dari kitab derivasi dari suap tersebut. Kami bisa jelaskan secara substansinya. Tapi yang pasti sekarang putusan yang sudah dikeluarkan dan KPK menghormati putusan pengadilan tersebut," tutur Febri.