Wartawan Korban Pemukulan Aparat di Makassar Lapor ke Propam Polda Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 26 Sep 2019 13:13 WIB
Wartawan korban pemukulan aparat di Makassar, Sulsel, melapor secara pidana dan pelanggaran etik ke Propam Polda Sulsel. (Hermawan/detikcom)
Makassar - Wartawan korban pemukulan aparat di Makassar, Sulsel, melapor secara pidana dan pelanggaran etik ke Propam Polda Sulsel. Keduanya adalah wartawan Antara, Darwin Fatir, dan wartawan Makassar Today, Ishak Pasabuan.

Pantauan di lokasi, kedua korban didampingi tim advokasi LBH Pers saat mendatangi SPKT Polda Sulsel sekitar pukul 11.00 Wita, Kamis (26/9/2019). Lalu sekitar pukul 13.45 Wita, keduanya telah menyelesaikan laporan secara pidana.

"Secara umum hari ini ada dua (laporan). Yang pertama kita laporkan adalah tindak pidana hukum dan pasal yang disangkakan ada tadi itu Pasal 170 kemudian Pasal 351 KUHP," kata Abdul Kadir Wokanubun, selaku tim advokasi LBH Pers.



"Terus yang kedua adalah terkait dengan Propam. Kenapa kemudian ke Propam karena yang terlibat (pemukulan) ini adalah aparat. Jadi pelaku lapangan yang melakukan kekerasan bukan warga, tapi polisi," imbuhnya.

Saat ini, tim advokasi korban sedang memberi laporan ke Pelayanan Pengaduan (Yanduan) Bidang Propam Polda Sulsel.


Wartawan Surabaya Kecam Tindakan Kekerasan Pihak Kepolisian:

[Gambas:Video 20detik]



(rvk/rvk)