Moeldoko: Presiden Sudah Perintahkan Penanganan Demo Profesional

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Rabu, 25 Sep 2019 16:47 WIB
Foto: Moeldoko (Andhika Prasetia/detikcom)

Dia berharap ke depannya aksi unjuk rasa tidak memunculkan suatu tindakan kekerasan. Apalagi jika kemudian unjuk rasa tersebut mengganggu publik hingga memunculkan rasa takut dari masyarakat.

"Kalau sepanjang demo menyuarakan oke, kita nggak ada masalah. Tapi jangan sampai demo itu memunculkan, satu tindakan anarkis yang merugikan semuanya, yang kedua memunculkan rasa takut bagi semuanya yang ketiga mengganggu publik, ini ruang publik ini kan hak semua orang menikmati," kata Moeldoko.



Moeldoko mengimbau pihak yang menggelar unjuk rasa tidak sampai malam hari. Alasannya, agar massa tidak lelah dan tidak mudah terpicu untuk melakukan kekerasan.

"Jadi untuk itu saya juga mengimbau kepada teman-teman yang demo, kan demo ini dipaksakan sampai malam, itu batas kelelahan itu muncul, jengkel muncul, marah muncul, akhirnya uncontrol. Begitu uncontrol, aparatnya juga kadang-kadang uncontrol, sama-sama lelah," ujar dia.

Sebelumnya, demonstrasi menolak UU KPK baru hingga RUU KUHP berujung ricuh. Sejumlah aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat pun terjadi.


Buntut Ricuh Demo di DPR: 265 Mahasiswa dan 39 Polisi Terluka!

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(mae/haf)