detikNews
2019/09/24 18:38:10 WIB

KPK Bongkar Data World Economic Forum soal 'Korupsi Hambat Investasi'

Zunita Putri - detikNews
Halaman 1 dari 2
KPK Bongkar Data World Economic Forum soal Korupsi Hambat Investasi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK kembali angkat suara tentang anggapan pemberantasan korupsi dapat merusak investasi. Untuk mendukung argumen, KPK membuka data World Economic Forum.

"Mengomentari tentang apakah betul pemberantasan korupsi itu dapat merusak iklim investasi, itu kami juga sudah bicarakan di pertemuan ini," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

KPK memang baru saja mengadakan diskusi dengan lembaga-lembaga antikorupsi di Asia Tenggara yang tergabung dalam South East Asia Parties Against Corruption (SEAPAC). Menurut Syarif, lembaga-lembaga antikorupsi dari negara-negara lain itu memberikan data padanya perihal anggapan itu.




"Mereka bahkan memberikan kami data dari World Economic Forum tahun 2009, jadi hambatan investasi di Indonesia itu adalah nomor satu korupsi, yang kedua inefisiensi birokrasi, yang ketiga akses pembiayaan yang kurang, yang keempat infrastruktur tidak memadai, instabilitas kebijakan, instabilitas pemerintahan, dan rasio pajak dan seterusnya," kata Syarif.

"Oleh karena itu agak aneh kalau pemberantasan korupsi itu dianggap menghambat investasi karena World Economy Forum kjelas mengatakan bahwa hambatan investasi di Indonesia yang menempati nomor satu masih maraknya korupsi di Indonesia," imbuhnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com