detikNews
2019/09/24 13:18:51 WIB

Komisi V Akan Panggil KNKT Jika Benar Laporan soal Lion 737 Max Bocor

Mochamad Zhacky - detikNews
Halaman 1 dari 1
Komisi V Akan Panggil KNKT Jika Benar Laporan soal Lion 737 Max Bocor Ilustrasi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said meminta informasi terkait bocornya laporan penyelidikan kecelakaan Lion Air Boeing 737 Max. Muhidin memastikan Komisi V akan memanggil Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) jika benar ada data yang bocor.

"Kita belum tahu sampai sekarang. Nanti kalau memang ada problem, angkat dulu baru kita panggil dia (KNKT). Harus dikonfirmasi (ke KNKT) dulu benar nggak (ada kebocoran data), karena ini masih belum jelas semua," kata Muhidin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).



Muhidin menyebut, jika benar data hasil penyelidikan Lion Air Boeing 737 Max bocor, berarti ada oknum KNKT yang menyalahi prosedur. Sebab, biasanya, menurut Muhidin, KNKT menyerahkan lebih dulu hasil penyelidikannya ke produsen pesawat.

"Lo berarti kan ada orang KNKT yang melakukan sesuatu langkah-langkah yang tidak sesuai dengan prosedur. Nanti kalau sudah kita panggil, baru kita mintai penjelasan. Tapi biasanya KNKT itu dia bawa dulu ke anu, ke pabrik," ucap politikus Golkar itu.

Diberitakan sebelumnya, laporan hasil penyelidikan Indonesia mengenai kecelakaan Lion Air Boeing 737 Max dipublikasikan oleh Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (22/9). Kesimpulan laporan penyelidikan otoritas Indonesia di bawah supervisi KNKT, menurut WSJ, adalah kesalahan konstruksi pesawat dan beberapa kesalahan pilot menangani insiden itu.

Pesawat Lion Air tipe Boeing 737 Max dengan nomor penerbangan JT-610 jatuh ke laut pada 29 Oktober 2018 sesaat setelah lepas landas. Seluruh 189 penumpang dan awak pesawat tewas dalam kecelakaan itu.
(zak/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com