Sudah Diguyur Hujan, Udara Berselimut Asap di Jambi Masih Tak Sehat

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 24 Sep 2019 11:40 WIB
Situasi di Kota Jambi pada hari ini, 24 September 2019 (Foto: Ferdi Almunanda/detikcom)
Jambi - Hujan yang mengguyur Kota Jambi tidak lantas seketika memperbaiki kualitas udara yang telah berselimutkan asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari alat AQMS milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat.

"Data realtime pukul 09.00 WIB pada tanggal 24 September 2019 parameter PM 2.5 nilai konsentrasi 105 di atas baku mutu dengan kategori tidak sehat," kata Kabag Humas Kota Jambi Abu Bakar dalam rilis yang dilihat detikcom, Selasa (24/9/2019).




Pantauan di Kota Jambi, kabut asap masih terlihat meski tidak sepekat sebelumnya. Hujan yang mengguyur itu disebut belum merata sepenuhnya.

"Masih terlihat kabut asapnya walau sedikit sudah berkurang dari sebelumnya, bau asap juga masih terasa, debu dari karhutla juga tampak masih berterbangan. Walau diguyur hujan di Jambi. Tetapi guyuran hujan itu tidak merata terjadinya," kata Erdi Wahyudi, seorang warga Kotabaru, Jambi.

Kabut asap telah menyelimuti Kota Jambi sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi ini menyebabkan ribuan warga Kota Jambi terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dari data Dinas Kesehatan Kota Jambi, warga yang terserang ISPA sejak Agustus hingga September 2019 saat ini, jumlahnya mencapai 20.416 jumlah itu meningkat pada beberapa minggu lalu yang hanya 11.251 jiwa. Meningkatnya jumlah warga yang terjangkit ISPA itu akibat dampak dari kabut asap pekat serta buruknya kualitas udara.

Saat ini, sejumlah pihak terkait dari Gubernur Jambi Fachrori Umar serta Pangdam Sriwijaya dan Kepala BNPB bersama unsur Forkompinda lainnya mendatangi beberapa titik lokasi karhutla di Kabupaten Muaro Jambi. Kedatangan itu untuk melihat situasi kebakaran lahan yang sebagian masih terjadi.




"Hari ini bapak Gubernur Jambi dan bapak Pangdam, serta bapak BNPB sedang mengecek lokasi karhutla di Muaro Jambi. Tadi malam semua unsur terkait telah melakukan rapat karhutla untuk mengatasi persoalan kabut asap di Jambi," ujar Karo Humas Pemprov Jambi Johansyah.

Berdasarkan dari data analisis KKI Warsi Jambi, kebakaran lahan di Jambi tercatat sebanyak 47.510 hektare (ha) kawasan hutan dan lahan yang telah terbakar. Dari luasan terbakar itu, lebih separuhnya 28.889 ha berada di lahan gambut, 10.194 ha berada di Hutan Tanaman Industri(HTI), 8.619 ha di HPH, 8.185 ha di perkebunan kelapa sawit, 6.712 ha di hutan lindung, 6.648 ha di restorasi ekosistem, 3.394 ha di Taman Nasional, 2.956 ha di lahan masyarakat serta 810 ha di taman hutan raya (Tahura).



Dua Kabupaten di Jambi Diguyur Hujan, Satgas Karhutla Kegirangan:

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/dhn)