Menag: RUU Pesantren Bentuk Pengakuan Pemerintah atas Eksistensi Ponpes

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 21:30 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren adalah salah satu bentuk pengakuan negara terhadap pesantren. Selain itu, Lukman menilai RUU Pesantren adalah upaya untuk memfasilitasi pesantren di Indonesia.

"Jadi undang-undang itu sangat menguntungkan pondok pesantren karena itu bukti pengakuan, afirmasi, dan fasilitasi negara atas eksistensi pondok pesantren," kata Lukman di Hotel Westin, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

Lukman mengatakan, Selasa (24/9) RUU Pesantren akan dibawa pada rapat paripurna DPR atau pembicaraan tingkat II.


"RUU Pesantren insyaallah besok akan dibawa ke paripurna dan untuk mendapatkan pengesahan di tingkat dua," ujar Lukman.

Lebih lanjut Lukman berharap tidak ada lagi pihak yang mempersalahkan RUU Pesantren. Menurutnya, RUU Pesantren adalah salah satu usaha negara untuk memberikan afirmasi dan fasilitas kepada pesantren.

Selanjutnya
Halaman
1 2