Tentang Gibran Rakabuming yang Dulu Ogah Politik, Kini Daftar Jadi Kader PDIP

ADVERTISEMENT

Tentang Gibran Rakabuming yang Dulu Ogah Politik, Kini Daftar Jadi Kader PDIP

Virgina Maulita Putri - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 18:26 WIB
1.

Tentang Gibran Rakabuming yang Dulu Ogah Politik, Kini Daftar Jadi Kader PDIP

Tentang Gibran Rakabuming yang Dulu Ogah Politik, Kini Daftar Jadi Kader PDIP
Tentang Gibran Rakabuming yang Dulu Ogah Politik, Kini Daftar Jadi Kader PDIP (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Jakarta - Gibran Rakabuming Raka hari ini mendaftarkan diri menjadi anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Dia mendatangi kantor DPC PDIP Surakarta dengan membawa berkas-berkas sebagai syarat menjadi anggota partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mendaftarkan diri sebagai kader PDI Perjuangan untuk memuluskan langkahnya menjadi bakal calon Wali Kota Surakarta. Setelah berkas-berkas syarat menjadi kader PDI Perjuangan diterima, Gibran kemudian meminta formulir pendaftaran terkait Pilkada 2020.

"Kedatangan saya juga sekaligus kalau diberikan kesempatan mengambil sekaligus mengisi formulir pencalonan wali kota," kata Gibran di sela menunggu proses mendaftar kader PDIP, Senin (23/9/2019).

Keputusan Gibran untuk menjadi kader PDIP tentu mengejutkan, karena di beberapa kesempatan sebelumnya ia pernah mengatakan enggan berpolitik. Berikut ini rekam jejak pengakuan Gibran tentang politik:

1. Awalnya Jarang Terlihat

Pada masa kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pemilu 2014, Gibran jarang terlihat di depan publik. Jokowi saat itu lebih sering ditemani oleh Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.

Gibran muncul di hari ketika Jokowi akan dilantik menjadi Presiden 2014-2019 pada Senin, 20 Oktober 2014. Saat ditanya oleh media mengapa ia jarang terlihat bersama ayahnya tampil di publik, Gibran beralasan sibuk dengan pekerjaannya.

"Saya kan kerja. Kalau saya pengangguran, ya saya ikut bapak saya," ujar Gibran di rumah kegubernuran DKI Jakarta, Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta, Senin (20/10/2014).


2. Ogah Berpolitik

Saat bertemu dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada April 2018, Gibran mengatakan pertemuan keduanya tidak ada hubungannya dengan politik. AHY pun menegaskan bahwa pertemuan ini hanya sekedar silaturahmi dengan putra-putri presiden atau mantan presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Gibran pun mengutarakan bahwa ia tidak ingin ikut campur dengan dunia politik.

"Saya juga tidak mau berpolitik. Yang merah, biru, hijau, dan lainnya. Hari ini saya cuma sebagai teman saja. Kita cuma silaturahmi," ujar Gibran di salah satu outlet Markobar di Solo, Jawa Tengah, Senin (9/4/2018).

3. Pandangan Jokowi tentang Minat Politik Gibran

Presiden Jokowi pun pernah memberikan pandangannya tentang aspirasi Gibran untuk terjun ke dunia politik. Hal ini disampaikan Jokowi di sela acara Bincang Santai Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden, kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12/2018).

Gibran Rakabuming Raka, kata Jokowi, sama sekali tidak memiliki keinginan untuk berpolitik. Begitu pula Kaesang, putra bungsunya, yang menurutnya lebih tertarik mengikuti jejak bisnis sang kakak.

"Kalau saya lihat ya, saya sebagai bapaknya anak-anak. Kan sering ngomong-ngomong, ngobrol, ngomong-ngomong, ngobrol. Gibran ini belum. Feeling politiknya kok belum. Masih senang 100 persen di dunia usaha," kata Jokowi.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT