Ricuh di Wamena, Jokowi: Isu Anarkis Ini Dimulai karena Hoax

Ricuh di Wamena, Jokowi: Isu Anarkis Ini Dimulai karena Hoax

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 23 Sep 2019 17:53 WIB
Jokowi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Demo di Wamena, Jayawijaya, Papua berakhir ricuh. Jokowi mengatakan kerusuhan di Wamena tersebut terjadi karena adanya hoax.

"Isu anarkis ini dimulai dan berkembang karena hoax," kata Jokowi di Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Namun, Jokowi tak menjelaskan hoax yang dimaksud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Jokowi pun meminta semua masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu yang tidak benar. Sebab, hal itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik.

"Saya minta masyarakat setiap mendengar, setiap lihat di medsos, kroscek dahulu, jangan langsung dipercaya karena itu akan ganggu stabilitas keamanan dan politik. Jangan sampai fasum itu dirusak karena itu milik kita semua. Jangan sampai ada kerusakan akibat anarkis," tuturnya.

Pagi tadi, Jokowi juga mengumpulkan menteri dan kepala lembaga terkait untuk membahas kerusuhan di Wamena. Beberapa pejabat terkait tersebut di antaranya Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BIN Budi Gunawan.




Kerusuhan di Wamena bermula dari bentrok antara massa PGRI dengan pelajar Yayasan Yapis yang menolak ikut demonstrasi. Dari sini massa PGRI--yang belakangan diketahui disusupi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berseragam SMA--melakukan tindakan anarkistis.

Massa membuat kerusuhan dengan membakar sejumlah bangunan termasuk kantor bupati Wamena. Akibat kerusuhan ini 7 anggota Brimob mengalami luka terkena serangan panah.

Selain di Wamena, kerusuhan juga terjadi di Expo Waena, Jayapura. Massa dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menyerang aparat saat dipulangkan dari aula Universitas Cenderawasih (Uncen).


Mereka mendadak menyerang aparat setibanya di Expo Waena. Satu prajurit TNI Praka Zulkifli gugur karena luka bacokan. Sedangkan enam anggota Brimob terluka dan kini dirawat di RS Bhayangkara. (dkp/mae)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads