YLBHI Nilai RKUHP Membuat Banyak Orang Masuk Penjara

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Sabtu, 21 Sep 2019 11:29 WIB
Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom
Jakarta - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai RUU KUHP yang tengah ditunda oleh Presiden Joko Widodo jika diaplikasikan akan membuat banyak orang dipenjara. Sebab, dalam RUU KUHP banyak mengatur tentang hukuman mati.

"Kami juga masih mengatur soal hukuman mati. Kira-kira kalau ini diberlakukan maka bayangan saya akan banyak yang orang masuk penjara, harapan lapas tidak akan terjadi," kata Ketua YLBHI, Asfinawati, dalam diskusi bertajuk 'Mengapa RKUHP Ditunda?' di d'consulate resto & lounge, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019).


Asfinawati menilai RUU KUHP hanya mengatur beberapa pasal pidana alternatif. Sedangkan lembaga permasyarakatan sudah berteriak kelebihan napi.


Selanjutnya
Halaman
1 2