Ricuh Munaslub MKGR di Hotel Sultan Berujung Laporan Polisi

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 19:14 WIB
Ilustrasi Munaslub MKGR Mendukung Bamsoet (Dok. Pribadi)
Ilustrasi Munaslub MKGR Mendukung Bamsoet (Dok. Pribadi)
Jakarta - Munaslub ormas sayap Partai Golkar digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019) kemarin. Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) pun melaporkan ke polisi terkait adanya penganiayaan terhadap salah satu anggota MKGR dan perusakan fasilitas Hotel Sultan.

"Kronologinya awal mulanya tanggal 18 September ada surat masuk ke manajemen Hotel Sultan untuk tidak mengizinkan Munaslub MKGR. Jadi surat itu ditandatangani oleh Saudara Ardianus Agal dan kawan-kawan itu tanggal 18 September itu adalah petunjuk yang kita dapat dari kejadian tindak pidana yang terjadi, kita simpulkan adanya tindak pidana pengerusakan," jelas kuasa hukum MKGR Rudi Kabunang saat dihubungi wartawan, Kamis (19/9/2019).

Penolakan tersebut berujung pada kericuhan. Sejumlah fasilitas hotel rusak dalam kejadian yang digelar untuk mendukung Bambang Soesatyo sebagai calon Ketua Umum Golkar itu.

"Itu fasilitas Hotel Sultan hancur, pintu-pintu sampai hancur, piring, gelas, dan lain-lain. Kerugian kami belum hitung, tapi bisa ratusan juta," tuturnya.

Selain itu, Rudi mengatakan, pihaknya melaporkan adanya tindakan penganiayaan terhadap sejumlah anggota MKGR. Para korban telah divisum.

"Sekarang sedang divisum kurang lebih ada 10 orang," katanya.

Rudi mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi para pelaku. Pelaku disebutnya mendapatkan surat kuasa dari orang yang melarang kegiatan Munaslub MKGR.