Polisi Sebut 2 Pabrik Aluminium Pencemar Udara di Jakut Tak Berizin

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 17:34 WIB
Foto ilustrasi cerobong asap pabrik. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polisi mengusut pencemaran udara yang berasal dari 2 pabrik aluminium di kawasan Jakarta Utara. Lima saksi telah diperiksa untuk penyelidikan lebih dalam.

"Memang sampai saat ini masih fokus 5 saksi itu karena ini yang berperan. Satu pemilik (pabrik) dan 4 karyawannya. Jadi untuk status saat ini saksi, tapi masih kami kejar terkait pemenuhan UU Lingkungan Hidup," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kais (19/9/2019).

Lebih lanjut Budhi mengatakan kasus itu telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Polisi menilai ada unsur pidana terkait pencemaran udara tersebut.

"Kasusnya ini sudah kita tingkatkan jadi penyidikan," kata Budhi.

Dalam penyidikan ini, polisi akan mencari tersangka dalam kasus tersebut. Polisi telah berkoordinasi dengan Sudin Perdagangan dan diketahui bahwa 2 pabrik itu tidak memiliki izin.





Selanjutnya
Halaman
1 2