Ada 6 Kandidat Menteri LHK, Siapa yang Paling Mumpuni?

Bantu Jokowi Cari Menteri

Ada 6 Kandidat Menteri LHK, Siapa yang Paling Mumpuni?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Sep 2019 07:50 WIB
Ada 6 Kandidat Menteri LHK, Siapa yang Paling Mumpuni?
Ilustrasi Jokowi cari menteri/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Enam nama tokoh telah muncul sebagai kandidat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kontribusi Detikers ditunggu untuk menentukan sosok yang paling tepat mengelola lingkungan hidup dan hutan negara ini.

Salurkan aspirasi Anda untuk menentukan nama yang paling tepat mengemban jabatan Menteri LHK lewat polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri'. Polling berlangsung pada 10-30 September 2019.


Enam nama ini bakal disaring menjadi tiga nama yang paling banyak direkomendasikan oleh Detikers, plus satu nama inkumben. Empat nama itu bakal diserahkan ke Jokowi untuk dipilih sebagai Menteri LHK periode 2019-2024.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Silakan klik tautan ini, cari bagian 'calon menteri Kehutanan & Lingkungan Hidup (non-incumbent)' lalu pilih satu dari enam nama calon Menteri LHK yang menurut Detikers paling cocok. Tanda centang akan muncul, klik 'simpan'.



Siapa saja enam nama kandidat yang bisa menjadi pilihan Detikers?

Ini 6 nama dan profil singkatnya:

Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 ini lahir di Pangandaran, 15 Januari 54 tahun lalu. Susi hanya memiliki ijazah SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA namun berhenti. Dia kemudian berbisnis, mulai dari ekspor hasil perikanan hingga membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School. Pada tahun 2016, Susi memperoleh gelar doktor honoris causa dari Universitas Diponegoro (Undip).

Susi Pudjiastuti / Susi Pudjiastuti / Foto: ANTARA FOTO


Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya ini lahir di Kediri, 20 November 1961. Penyabet gelar Master dari studi Manajemen Pembangunan Kota ITS Surabaya ini pernah menjadi Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya pada 1997-2000 hingga Kepala Bappeko Surabaya pada 2008-2010. Dia ranah politik kepartaian, Risma adalah Ketua Bidang Kebudayaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Tri Rismaharini / Tri Rismaharini / Foto: Amir Baihaqi


Yetti Rusli

Yetti Rusli adalah perempuan kelahiran Bukit Tinggi, 21 November 1955. Sebelum pensiun, dia pernah duduk sebagai staf ahli bidang lingkungan dan perubahan iklim Menteri Kehutanan. Lulusan IPB ini memiliki gelar master di bidang Forest Economics di University Of Albertha Canada. Dia kemudian memperoleh gelar doktor di Universitas of Washington USA, dengan bidang Natural Resource Economies. Yetti juga pernah menduduki posisi sebagai Komisaris Utama PT Inhutani IV.

Yetti Rusli / Yetti Rusli / Foto: dok. forest for life


Mas Achmad Santosa

Pria berkumis yang akrab diasapa Ota ini lahir di Jakarta, 10 Maret pada 63 tahun lalu. Mantan Sekretaris Dewan Pembinan Yayasan LBH Indonesia ini pernah menjadi adalah Doktor Hukum dari Universitas Indonesia (UI). Pada 2012, dia menjadi Deputi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Pada 2007, dia menjadi Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK Jilid II. Selanjutnya, dia juga pernah menjadi Plt PImpinan KPK. Dia kemudian menjadi Ketua Tim Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Illegal, Unreported and Unregulated Fishing, Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga kini.

Mas Achmad Santosa / Mas Achmad Santosa / Foto: Ari Saputra


Dedi Mulyadi

Mantan Bupati Purwakarta (2008-2018) ini lahir di Subang, pada 11 April 1971. Sebelum menjadi Bupati, dia pernah duduk sebagai Wakil Bupati Purwakarta dan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta. Di politik kepartaian, kini dia adalah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta ini juga pernah menjadi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta di masa mudanya, tahun 1994. Dedi saat ini merupakan anggota DPR terpilih.

Dedi Mulyadi / Dedi Mulyadi / Foto: Dok. ILUNI UI


Lodewijk Paulus

Pria kelahiran Manado, 27 Juli 1957 ini adalah politikus berlatar belakang militer. Jabatan terakhirnya di TNI adalah Komandan Jenderal Kopassus ke-24. Dia pensiun pada tahun 2015, setelah berkarier di militer kurang lebih 34 tahun, pangkat terakhirnya adalah Letjen. Di dunia politik, kini dia adalah Sekretaris Jenderal Partai Golkar, dia juga menjadi caleg yang lolos ke DPR dari Dapil Lampung I.

Lodewijk Freidrich Paulus / Lodewijk Freidrich Paulus / Foto: Ari Saputra


Menurut Detikers, siapa yang tepat menjadi Menteri LHK di periode kedua Jokowi? Isi polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri' di sini detik ini juga!
Halaman 2 dari 3
(dnu/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads