Salurkan aspirasi Anda untuk menentukan nama yang paling tepat mengemban jabatan Menteri LHK lewat polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri'. Polling berlangsung pada 10-30 September 2019.
Enam nama ini bakal disaring menjadi tiga nama yang paling banyak direkomendasikan oleh Detikers, plus satu nama inkumben. Empat nama itu bakal diserahkan ke Jokowi untuk dipilih sebagai Menteri LHK periode 2019-2024.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa saja enam nama kandidat yang bisa menjadi pilihan Detikers?
Ini 6 nama dan profil singkatnya:
Susi Pudjiastuti
Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 ini lahir di Pangandaran, 15 Januari 54 tahun lalu. Susi hanya memiliki ijazah SMP. Setamat SMP ia sempat melanjutkan pendidikan ke SMA namun berhenti. Dia kemudian berbisnis, mulai dari ekspor hasil perikanan hingga membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School. Pada tahun 2016, Susi memperoleh gelar doktor honoris causa dari Universitas Diponegoro (Undip).
Susi Pudjiastuti / Foto: ANTARA FOTO |
Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya ini lahir di Kediri, 20 November 1961. Penyabet gelar Master dari studi Manajemen Pembangunan Kota ITS Surabaya ini pernah menjadi Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya pada 1997-2000 hingga Kepala Bappeko Surabaya pada 2008-2010. Dia ranah politik kepartaian, Risma adalah Ketua Bidang Kebudayaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.
Tri Rismaharini / Foto: Amir Baihaqi |
Yetti Rusli
Yetti Rusli adalah perempuan kelahiran Bukit Tinggi, 21 November 1955. Sebelum pensiun, dia pernah duduk sebagai staf ahli bidang lingkungan dan perubahan iklim Menteri Kehutanan. Lulusan IPB ini memiliki gelar master di bidang Forest Economics di University Of Albertha Canada. Dia kemudian memperoleh gelar doktor di Universitas of Washington USA, dengan bidang Natural Resource Economies. Yetti juga pernah menduduki posisi sebagai Komisaris Utama PT Inhutani IV.
Yetti Rusli / Foto: dok. forest for life |
Mas Achmad Santosa
Pria berkumis yang akrab diasapa Ota ini lahir di Jakarta, 10 Maret pada 63 tahun lalu. Mantan Sekretaris Dewan Pembinan Yayasan LBH Indonesia ini pernah menjadi adalah Doktor Hukum dari Universitas Indonesia (UI). Pada 2012, dia menjadi Deputi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Pada 2007, dia menjadi Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK Jilid II. Selanjutnya, dia juga pernah menjadi Plt PImpinan KPK. Dia kemudian menjadi Ketua Tim Satgas Pencegahan dan Pemberantasan Illegal, Unreported and Unregulated Fishing, Kementerian Kelautan dan Perikanan hingga kini.
Mas Achmad Santosa / Foto: Ari Saputra |
Dedi Mulyadi
Mantan Bupati Purwakarta (2008-2018) ini lahir di Subang, pada 11 April 1971. Sebelum menjadi Bupati, dia pernah duduk sebagai Wakil Bupati Purwakarta dan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta. Di politik kepartaian, kini dia adalah Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta ini juga pernah menjadi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta di masa mudanya, tahun 1994. Dedi saat ini merupakan anggota DPR terpilih.
Dedi Mulyadi / Foto: Dok. ILUNI UI |
Lodewijk Paulus
Pria kelahiran Manado, 27 Juli 1957 ini adalah politikus berlatar belakang militer. Jabatan terakhirnya di TNI adalah Komandan Jenderal Kopassus ke-24. Dia pensiun pada tahun 2015, setelah berkarier di militer kurang lebih 34 tahun, pangkat terakhirnya adalah Letjen. Di dunia politik, kini dia adalah Sekretaris Jenderal Partai Golkar, dia juga menjadi caleg yang lolos ke DPR dari Dapil Lampung I.
Lodewijk Freidrich Paulus / Foto: Ari Saputra |
Menurut Detikers, siapa yang tepat menjadi Menteri LHK di periode kedua Jokowi? Isi polling 'Bantu Jokowi Cari Menteri' di sini detik ini juga!
Halaman 2 dari 3












































Susi Pudjiastuti / Foto: ANTARA FOTO
Tri Rismaharini / Foto: Amir Baihaqi
Yetti Rusli / Foto: dok. forest for life
Mas Achmad Santosa / Foto: Ari Saputra
Dedi Mulyadi / Foto: Dok. ILUNI UI
Lodewijk Freidrich Paulus / Foto: Ari Saputra