detikNews
Selasa 17 September 2019, 19:42 WIB

Gandeng Komunitas, Program Perisai BPJS TK Raih Penghargaan di Brunei

Adinda Purnama Rachmani - detikNews
Gandeng Komunitas, Program Perisai BPJS TK Raih Penghargaan di Brunei Foto: dok BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta - Program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan mendapat apresiasi di ASEAN Social Security Association (ASSA) Board Meeting. Penghargaan pada kategori innovation ini diharapkan dapat memotivasi semua pihak akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Ini merupakan wujud apresiasi ASSA atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan dalam memperjuangkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia. Banyaknya pekerja yang masih perlu mendapat perhatian khusus agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi pemicu kami mengembangkan Perisai yang diadopsi dari program Sharoushi di Jepang," ucap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam keterangannya, Selasa (17/9/2019).


Acara penghargaan ini diselenggarakan di The Rizqun International Hotel, Brunei Darussalam, Selasa (17/9).

Program Perisai ini memberdayakan komunitas untuk memberikan edukasi dan perlindungan menyeluruh kepada pekerja yang belum tersentuh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sejak 2017 Perisai mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Perisai menghasilkan jumlah akuisisi kepesertaan sebanyak 848 ribu pekerja, yang didapatkan oleh 5715 agen Perisan yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

"Artinya inovasi Perisai ini telah membuka lapangan kerja baru dengan penghasilan yang baik bagi 5715 orang. Total iuran yang didapat dari Perisai hingga detik ini juga mendapatkan hasil yang cukup memuaskan dengan capaian Rp 109,2 miliar," ucapnya.


"Perisai merupakan salah satu inovasi BPJS Ketenagakerjaan untuk lebih responsif dan adaptif dengan kondisi terkini melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi. Semoga apresiasi atas program Perisai ini mendorong kami untuk terus berkontribusi baik di dalam maupun di luar negeri, agar perkembangan jaminan sosial di dunia," pungkasnya.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com