Jokowi: Mestinya Tak Perlu Lagi Rapat Karhutla, Tapi Kita Lalai

Jokowi: Mestinya Tak Perlu Lagi Rapat Karhutla, Tapi Kita Lalai

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 16 Sep 2019 21:18 WIB
Jokowi di Riau. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jokowi di Riau. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Pekanbaru - Provinsi Riau dinyatakan siaga darurat asap karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, puluhan ribu hektare lahan terbakar.

"Provinsi Riau status siaga darurat. Luas lahan yang terbakar juga sudah mencapai puluhan ribu hektare. Jangan sampai ini mengganggu aktivitas penerbangan sehingga berimbas kepada pertumbuhan ekonomi, aktivitas ekonomi di Provinsi Riau," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di Novotel Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019).



Jokowi memerintahkan aparat penegak hukum bertindak tegas kepada pelaku karhutla, baik perorangan maupun korporasi. Jangan sampai karhutla semakin membesar.

"Kedua, saya minta juga aparat hukum bertindak tegas, baik kepada perusahaan maupun perorangan. Dan ketiga, lakukan pencegahan agar tidak merembet ke lokasi-lokasi lain, baik di gambut maupun di hutan, apalagi sudah masuk ke wilayah permukiman," kata Jokowi.



Di depan jajaran kabinet dan pemangku jabatan terkait, Jokowi menyinggung bahwa semestinya tidak perlu lagi rapat mengenai karhutla. Jokowi berharap harusnya semua pihak sudah sigap.

"Setiap tahun sebetulnya kita tidak perlu lagi rapat seperti ini, otomatis bahwa menjelang musim kemarau itu harus sudah siap. sebetulnya itu saja. Tapi kita lalai, sehingga, asapnya jadi membesar," ujar Jokowi. (dkp/idn)